Sejarah Terciptanya Lego yang Kini Tenar di Kalangan Anak Orang Kaya

  • Whatsapp
Lego

Halo siapa nih pecinta permainan bongkar pasang balok-balok berbahan dasar plastik ini? atau siapa yang suka koleksi set-set lego? Walau harganya yang kurang bersahabat, namun mainan ini masih banyak digemari karena sangat asyik saat dimainkan sendiri maupun bersama keluarga dan teman. Namun tahukah kamu siapa yang menemukan lego? Bagaimana kisah terciptanya? Berikut sejarahnya:

Tahun 1916

Tokoh Kirk penemu LEGO dalam bentuk LEGO dan Aslinya

Sumber: www.historywithminifigures.com

Perusahaan LEGO didirikan oleh Ole Kirk Christiansen di Denmark, awalnya Kirk membeli toko kerajinan kayu dengan produk dagangnya hanya berupa mebel.

Tahun 1924

Toko kayu milik Kirk mengalami kebakaran besar.

Tahun 1934

Kirk kembali membangkitkan perusahaan kayunya bersama anaknya yang bernama Godtfred yang masih berusia 14 tahun, ia meluncurkan produk-produk berupa tangga, papan setrika dan produk terbarunya yaitu mainan kayu. Kirk menamai perusahaan kayunya dengan nama “LEGO”, dalam bahasa Denmark LEGO berasal dari kata “led godt” yang berarti “bermain dengan baik” atau “saya merangkai”. Setelah kini banyak orang yang bermain LEGO, arti katanya sangat cocok ya dengan mainannya. Pada tahun 1934 ini, perusahaan LEGO hanya mempekerjakan enam orang pekerja.

Tahun 1942

Kirk berhasil mempekerjakan pegawai dengan jumlah yang jauh lebih banyak, perusahaan LEGO mencapai 40 orang pegawai setianya.

Tahun 1947

Plastik mulai muncul di Denmart, dengan sigap Kirk membeli satu set mesin cetak injeksi plastik yang ia gunakan untuk mencetak mainan berbahan plastik. Kala itu perusahaan LEGO menjadi perusahaan pertama di Denmark yang memiliki mesin injeksi plastik, kemudian Kirk mengadopsi konsep mainan Inggris dengan desain Kiddicraft Selft-Locking Building Bricks.

Tahun 1949

Dua tahun kemudian setelah mengadopsi konsep mainan inggris, perusahaan LEGO mulai mencetak batu bata LEGO dengan ide model milik sendiri yang sampai saat ini kita mainkan. Awalnya Kirk membuat mainan balok dengan kayu, kemudian mencoba menggunakan bahan plastik. Melihat hasilnya sangat memuaskan karena dapat mencetak balok-balok dengan susunan yang jauh lebih rumit ketimbang dibuat dari kayu, namun penjualan di tahun pertama tidak sukses. Banyak orang yang masih ragu untuk bermain dengan permainan plastik, banyak yang masih bertahan dengan mainan kayu. Banyak mainan plastic buatannya dikembalikan oleh pelanggan, namun tak menyurutkan harapan Kirk untuk terus berusaha meluaskan pasar dari mainan ciptaannya tersebut. Usahanya terbayar mahal setelah kini blok-blok LEGO dari plastik ciptaan Kirk tersedia di seluruh dunia, dan hampir seluruh anak-anak mencintai permainan ini. Tak jarang kini sering kita temukan tiruan dari blok-blok LEGO yang dijual dengan harga terjangkau, semua berkat kegigihan dari Kirk pencipta LEGO.

Tahun 1958

Tahun-tahun 1950an memang menjadi tahun-tahun yang berat bagi Kirk untuk memasarkan mainan balok-balok plastiknya, sampai pada tahun 1958 Kirk menemui ajalnya. Sungguh menyedihkan ketika kita mengetahui bahwa Kirk penemu LEGO tidak menikmati kejayaan dari permainan miliknya, karena permainan itu tenar setelah Kirk meninggal.

Keren, menginspirasi, sekaligus menyedihkan ya jika membaca kisah sejarah penemuan mainan balok-balok plastik LEGO ini. Kegigihan seorang bapak menjual mainan ciptaannya, yang justru melejit jauh setelah ia meninggal. Menjadi warisan tak ternilai bagi keturunannya, bahkan juga untuk anak-anak seluruh dunia. Sayangnya harga produk mainan LEGO asli saat ini hanya bisa dijangkau oleh anak-anak kelas menengah ke atas saja, banyak sekali anak-anak yang hanya sanggup membeli mainan tiruannya yang dibeli di abang-abang penjual depan sekolah.

Related posts